5 September 2026 Admin Redaksi BLORA — Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Cepu menggelar inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi proyek penyiapan lahan Sekolah Rakyat di Kelurahan Balun, Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora, Sabtu (5/8/2026) pagi. Langkah ini diambil guna memastikan percepatan pengerjaan pengurukan dan pengecoran akses jalan berjalan sesuai target serta tidak mengganggu keamanan lalu lintas setempat. Di lokasi, jajaran pimpinan wilayah yang terdiri atas Camat Cepu, Kapolsek Cepu, dan Danramil memantau langsung pergerakan alat berat serta aktivitas pekerja di lahan milik bengkok kelurahan tersebut. Proyek penyiapan lahan yang sudah berjalan hampir satu bulan ini ditargetkan segera rampung agar tahap konstruksi utama dari pemerintah pusat dapat langsung dimulai. Camat Cepu, Rajiman, menegaskan pentingnya komitmen waktu dari pihak penyedia jasa. Ia menyebut penimbunan lahan dan pengecoran akses jalan merupakan fase vital sebelum alat berat dan material bangunan utama masuk. Alhamdulillah, pagi ini bersama Forkopimcam kami memantau langsung kegiatan penimbunan lokasi Sekolah Rakyat sekaligus mengecek persiapan pengecoran akses jalan. Kita minta penyedia jasa segera mengebut pengerjaan urukan agar fokus pembangunan fisik oleh pusat bisa berjalan tepat sesuai perencanaan, ujar Rajiman saat ditemui di lokasi proyek. Soroti Aspek Keamanan dan Keselamatan Jalan Selain progres fisik, aspek keselamatan dan kelancaran arus lalu lintas di sekitar lokasi proyek turut menjadi sorotan utama. Mengingat kawasan Cepu memiliki dinamika kelalulintasan yang padat—terutama pada jam sibuk pagi dan sore hari—keberadaan kendaraan berat pengangkut material dinilai berpotensi memicu kemacetan hingga kerawanan kecelakaan. Kapolsek Cepu, AKP Edy Santosa, menegaskan agar penyedia jasa menempatkan petugas pengatur lalu lintas (flagman) yang siap siaga di titik keluar-masuk kendaraan proyek. “Sebagai unsur penanggung jawab kamtibmas, fokus kami adalah memastikan keamanan dan kenyamanan para pengguna jalan raya. Kami minta penyedia jasa menguatkan koordinasi dengan personel di lapangan, baik Bhabinkamtibmas maupun jajaran Polsek Cepu,” kata Edy. Ia menambahkan, keterbukaan komunikasi dan pelaporan berkala dari pihak kontraktor sangat diperlukan untuk mengantisipasi potensi kendala di lapangan sejak dini. Melalui pengawasan ketat ini, Forkopimcam Cepu berharap pengerjaan infrastruktur pendidikan tersebut dapat berjalan progresif, minim hambatan, serta tidak merugikan aktivitas harian masyarakat sekitar. Post navigation Konsorsium Indonesia–Malaysia Suntik Teknologi dan Manajemen Ekspor ke Industri Kreatif Cepu. Lolos dari Maut di Persawahan Blora,Pesawat Latih TNI AU Mendarat Darurat dan Hangus Terbakar